Berita

Baksos di Panti Asuhan Al Haq bersama BrigecK

Brigade gerak cepat untuk kemanusiaan (BrigecK warriors) mengunjungi Pondok Pesantren Daarussalam yang beralamat di Jl. Usaha baru Rt 03/15 Dusun 5, Desa Sui Rengas Kecamatan Kakap.

Sesuai rencana hari ini BrigecK warriors menggelar beberapa kegiatan untuk keluarga Panti Asuhan Al Haq yang dibina oleh Ponpes Daarussalam. Diantaranya adalah pemberian bingkisan berupa pakaian layak pakai,alat tulis,penyuluhan kesehatan untuk warga panti. Kemudian ditutup dengan kerja bakti dan makan siang bersama.

Acara yang terlaksana atas partisipasi beberapa pihak diantaranya adalah persatuan ibu-ibu Dharmawanita Universitas Tanjung pura yang pada kesempatan ini diwakili oleh ibu drg. Mellisa budi santoso dan pihak-pihak perorangan yang tidak ingin disebutkan namanya satu persatu ini berjalan dengan baik dalam suasana yang penuh kesahajaan.

Ada hal yang perlu diperhatikan banyak pihak dalam hal ini adalah kesehatan. Kebanyakan asrama dan panti memiliki masalah dalam hal kesehatan. Termasuk panti Al haq juga, pada kesempatan ini dr. Aria pratama surya anggara salah seorang warrior Brigeck memberikan penyuluhan tentang PHBS. Pada kenyataannya keadaan yg kami lihat memang menghawatirkan, kami tidak tahu ini kondisi yang harus dihadapi karena keterbatasan atau kurangnya pengetahuan. Mereka harus bergantian menggodok gigi dengan 1 alat gosok gigi untuk 5 orang anak. Kemudian Panti yang dihuni oleh 29 anak (putra dan putri),dengan kondisi tempat tinggal sementara dititipkan dirumah keluarga pak Syamsuri rasanya tidak ideal untuk disebut tempat pondokan bagi anak-anak. Mereka semuanya tinggal dalam 1 kamar untuk putri dan 1 kamar untuk putra yang masing-masing kamar berukuran kurang lebih 2kali3 meter. Bisa dibayangkan bagaimana sumpeknya tinggal dalam kamar berjubel-jubel dengan penghuni 12 sampai 15an anak,dengan ventilasi dan pencahayaan yang kurang baik sehingga oksigen yang berputar didalamnya pun tidak sehat. Penataan barang-barang yang terpaksa tidak tertata karena sempitnya ruangan menambah tidak nyaman dan tidak ideal untuk ditinggali. Akhirnya anak-anak harus tidur disembarang ruangan yang ada pada malam hari. Kondisi ini sementara harus dijalani oleh anak-anak,karena bangunan panti lama yang sudah tidak layak harus dibongkar kemudian menunggu pembangunan bangunan baru.

Pak Syamsuri adalah pimpinan Pondok Pesantren Daarussalam sekaligus pengasuh panti asuhan Al Haq. Pondok Pesantren ini berdiri dari tahun 2007 dan mendapat izin operasional kegiatan dari Depag tahun 2010. Termasuk lembaga pendidikan yang cukup survive karena memiliki murid-murid yang belajar disana cukup banyak. Kami melihat santri dan santriwati yang belajarpun nampak pintar dan cerdas, banyak diantara anak-anak tersebut yang hafidz hafidzah beberapa zuz alquran. Saat ini Ponpes memiliki 6 lokal kelas madrasah ibtidaiyah (sekolah setingkat SD),dan 1lokal bangunan yang terbengkalai pembangunannya. Semula diperuntukan untuk Madrasah Tsanawiyah (sekolah setingkat SMP). Pesantren dan panti asuhan ini berjalan secara alamiah bertahan dan mengembangkan diri dalam melaksanakan fungsinya sebagai the islamic centre of knowledge. Banyak pihak yang simpatik dengan Pondok Pesantren ini, termasuk ada sebuah forum yang ingin membantu dalam hal penghimpunan donasi bagi pembangunan Pondok Pesantren Daarussalam. Akhirnya terjadilah kerja sama dgn forum tersebut. Termasuk ide merobohkan bangunan panti lama yang sudah tua untuk dibangun baru adalah gagasan forum tersebut. Namun pada kenyataannya setelah berjalan kerjasama satu tahun banyak terjadi penyimpangan dan inkonsistens dari perjanjian kerja sama yang dilanggar forum tersebut. Akhirnya setelah rapat dengan dewan pengurus yang lain, Kyai Syamsuri memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan forum. Dan dampak yang terjadi adalah penghentian pembangunan gedung yang sedang dibangun,karena proyek pembangunan dan pendanaan dari donatur harus melalui forum tersebut. Dan entah sampai kapan pembangunannya,wallahualam. Mungkin akan ada dermawan yang bersedia membantu menyelesaikan bangunan madrasah dan rumah panti buat anak-anak panti al Haq. Aamiin.

Dalam keadaan ini BrigecK warriors belum bisa berbuat banyak. Tetapi paling tidak donasi dari semua simpatisan Brigeck telah sampai dan betul-betul bermanfaat untuk mereka. Hal berikutnya adalah bagaimana kita bisa memberikan akses layanan kesehatan bagi anak-anak panti. Kesehatan adalah hal mendasar yang juga harus bisa menyentuh mereka, mungkin Puskesmas Setempat (Puskesmas Sui. Rengas) bisa memberikan layanan Poskestren.
Dan kemudian kita dengan segera membantu Kyai Syamsuri secepatnya memberi tempat tinggal yang nyaman untuk anak-anak panti Al-Haq dan menyelesaikan bangunan Madrasah Tsanawiyah yang terbengkalai.

Sumber : dr. Acep Ahmad http://acepspirit.blogspot.co.id/2016/01/panti-al-haq-menanti-uluran-tangan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *